Home / News / Historia

Dari Operasi Alpha Hingga Berakhir di Museum Satria Mandala

Sabtu - 16 Mei 2020, 8:02 WIB
Foto: Pesawat A-4 Skyhawk TT-0440 di Museum Pusat Sejarah TNI Satria Mandala
Annual Fashion Sale
Editor : Joko Yuwono

Jakarta, Infomiliter.com -- Pesawat A4 Skyhawk yang berasal dari Israel purnabakti setelah mengabdi lebih dari dua dekade. Pesawat tempur bercorak biru langit terpampang gagah di pelataran depan Museum TNI Satria Mandala.

Pada dekade 1980-an, A4 Skyhawk ini merupakan kekuatan inti penempur TNI AU, terutama untuk misi serangan darat.

A4 Skyhawk merupakan pesawat pabrikan Douglas Mcdonnell yang diimpor dari Angkatan Udara Israel. Perancangnya adalah Edward Henry Heinemann, insinyur penerbangan kebangsaan Amerika Serikat. Banyak nama panggilan untuk pesawat ini, antara lain: Scooter, Batman, dan Bomber.

Pesawat ini mulai beroperasi di Indonesia pada Mei 1980 sebanyak 32 unit. Diperlukan operasi khusus untuk mendatangkannya dari Israel ke Indonesia dengan sandi "Alpha Operation".

Baca Juga: Menhan Prabowo Ingin Indonesia-Korsel Lebih Banyak Kerja Sama Industri Pertahanan

Operasi Alpha diambil dari nama inisial pertama pesawat A4 Skyhawk. Operasi ini melibatkan jajaran intelijen dari kedua negara. Hal ini mengingat antara Israel dan Indonesia saat itu belum terjalin hubungan diplomatik.

Sejak tahun 1979, kontak-kontak intelijen telah dilakukan disusul kemudian pelatihan pilot dan teknisi TNI AU untuk membawa pulang A4 Skyhawk.

Mereka yang berperan dalam Operasi Alpha seperti Benny Moerdani (Kepala Badan Intelijen Strategis/BAIS), Teddy Rusdy (Direktur Rencana Penelitian dan Pengembangan BAIS), dan Ashadi Tjahyadi (KSAU).

Baca Juga: RepubliKorp Tandatangani Kerjasama Industri Pertahanan dengan Produsen Senjata Republik Ceko

Halaman :

Kata Kunci : Pusat Sejarah TNI, Museum Satria Mandala, Skyhawk TT-0438

Sorotan

Berita Lainnya

Berita Foto