Segera setelah itu, F-35A Angkatan Udara ROK dan F-16 Fighting Falcon Angkatan Udara A.S. mengawal dua pesawat pengebom strategis B-52H saat mereka memasuki zona identifikasi pertahanan udara Korea untuk operasi penerbangan gabungan. Pelatihan ini memungkinkan aliansi ROK-A.S. untuk lebih memperkuat interoperabilitas dengan menunjukkan kemampuan pertahanan gabungan dan memberikan penangkalan yang diperluas untuk Semenanjung Korea.
Pesawat pengebom juga mendukung misi strategis, terbang lebih dari 412 jam saat dikerahkan di Indo-Pasifik, dan menyelesaikan 29 sorti sambil berintegrasi dengan empat mitra sekutu dan 30 pesawat pasukan gabungan 10 jenis. Integrasi Angkatan Udara dan Angkatan Laut A.S. sangat terfokus pada peningkatan integrasi pesawat pengebom dengan peperangan maritim.
Pada bulan Juni dan Juli, 200 Penerbang A.S. dan empat B-52H Stratofortress tiba di Guam untuk terus mengintegrasikan kemampuan pesawat pengebom strategis di lingkungan gabungan dan koalisi. “Pelatihan dan operasi di medan prioritas memungkinkan kami untuk menunjukkan kesiapan, kesediaan, dan komitmen yang berkelanjutan terhadap Sekutu dan Mitra kami,” kata Letnan Kolonel Angkatan Udara A.S. Ryan Loucks, komandan BTF Skuadron Bom Ekspedisi ke-23.
Itu diikuti oleh B-1B Lancer, B-2 Spirit, dan B-52H Stratofortress Angkatan Udara A.S. yang berintegrasi dalam misi bersama di Pangkalan Gabungan Elmendorf- Richardson, Alaska, di mana pesawat menjalankan misi pelatihan sebagai paket kekuatan untuk meningkatkan interoperabilitas dan pemusatan pesawat pengebom. Kerja sama operasional dari tiga platform pesawat pengebom A.S. memberi komandan medan opsi yang diperluas dan fleksibilitas lebih dalam menggunakan kekuatan udara dalam skenario pertempuran perang.
“Meningkatkan kemampuan tersebut dalam pasukan pesawat pengebom sangat penting untuk memastikan kita dapat memberikan penangkal yang kredibel dan efektif serta menanggapi segala krisis di seluruh dunia,” kata Jenderal Ken Wilsbach, komandan PACAF.
Pada bulan Oktober, F-16 Angkatan Udara A.S., F-2 JASDF, dan F-15K Angkatan Udara ROK melakukan penerbangan pengawalan trilateral B-52H Stratofortress A.S. yang beroperasi di Indo-Pasifik. Latihan ini memperkuat interoperabilitas dan menunjukkan kekuatan hubungan trilateral.
Kata Kunci : Pesawat tempur F-16 Wing Tempur ke-51 Angkatan Udara Amerika Serikat, Pesawat pengebom B-1B Komando Pasukan Amerika Serikat di Indo-Pasifik, dan pesawat tempur F-35A Angkatan Udara Korea Selatan
Artikel ini telah ditayangkan di website ipdefenseforum.com dengan alamat tautan sebagai berikut: https://ipdefenseforum.com/id/2023/12/misi-satuan-tugas-pesawat-pengebom-a-s-menunjukkan-kemampuan-militer-yang-kredibel-untuk-menjaga-perdamaian-di-indo-pasifik/
Menhan Prabowo Ingin Indonesia-Korsel Lebih Banyak Kerja Sama Industri Pertahanan
24 Nov 2022, 21:07 WIB
RepubliKorp Tandatangani Kerjasama Industri Pertahanan dengan Produsen Senjata Republik Ceko
03 Nov 2022, 22:02 WIB
Jaga Bersama Demi Negara, Republikorp Hadirkan Inovasi Dalam Pameran Indo Defence 2022
02 Nov 2022, 15:55 WIB
Teknomiliter
16 Mei 2022, 19:51 WIB
Historia
15 Mei 2022, 19:38 WIB
Sishankamrata
10 Apr 2022, 19:29 WIB
Nasional
23 Nov 2021, 19:09 WIB
Historia
06 Mar 2022, 9:00 WIB
Historia
09 Apr 2020, 8:39 WIB
Historia
16 Mei 2020, 8:02 WIB
Internasional
13 Mei 2022, 7:48 WIB
Historia
09 Mei 2022, 7:40 WIB
Historia
17 Jan 2021, 2:40 WIB
Historia
16 Mei 2022, 2:22 WIB
Historia
15 Sep 2019, 1:53 WIB
Liputan
09 Sep 2021, 0:51 WIB
Liputan
27 Okt 2021, 0:41 WIB
Liputan
11 Feb 2022, 0:27 WIB
Liputan
20 Apr 2022, 0:17 WIB
Nasional
05 Agu 2021, 21:35 WIB
Nasional
13 Mei 2022, 21:29 WIB
Nasional
13 Mei 2022, 21:24 WIB
Nasional
22 Mar 2022, 21:17 WIB
Dukung kami menyajikan berita akurat, terpercaya dan independen. Berkontribusi sekarang melalui link Google berikut ini.