Pasang Iklan
Pasang Iklan
Home
»
Ulasan
»
Detail Berita


Landing Craft Utility, Successor Gelar Operasi Amfibi LPD TNI AL

Foto: Landing Craft Utility saat gelar operasi amfibi
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Landing Craft Utility
Persisnya sejak Satfib (Satuan Kapal Amfibi) TNI AL mulai mengoperasikan jenis kapal LPD pada tahun 2006, maka muncul skenario baru dalam gelaran elemen perangkat tempur dan infanteri pada operasi amfibi. Dengan tonase dan dimensinya yang jumbo, LPD dapat membawa muatan jauh lebih besar ketimbang LST.

Sebagai gambaran, salah satu LPD, yakni KRI Surabaya 591 dengan panjang 122 meter punya berat 10.932 ton. Yang dibawa dibawa kapal ini mencakup 22 ranpur/rantis, 15 truk, dan 3 helikopter. Sementara jumlah pasukan yang bisa diangkut mencapai 618 termasuk awak kapal. Untuk menunjang operasi amfibi, LPD ini dilengkapi empat LCVP yang terikat rapi pada sisi kapal, dua disisi kanan dan dua disisi kiri. Kapasitas LCVP ini dapat mendaratkan satu pleton infanteri, sekitar 30-35 personel. Penggunaan LCVP jelas menjadi hal yang biasa dalam setiap operasi amfibi, dan keberadaan LCVP sudah jamak di setiap LST yang dimiliki TNI AL.

 

Untuk urusan menggeser ranpur/rantis, meriam, truk, dan lain-lain yang punya bobot besar dari kapal di tangah laut ke daratan, diandalkan LCU. Pada setiap kapal LPD TNI AL dilengkapi dua LCU. TNI AL hingga kini punya 4 LPD, yaktu KRI Makassar 590, KRI Surabaya 591, KRI Banjarmasin 592, dan KRI Banda Aceh 593. Sebenarnya ada satu lagi, yaitu KRI Dr. Soeharso 990, kapal ini tadinya bernama KRI Tanjung Dalpele 927. Kapal buatan Daesun Shipbuilding ini merupakan LPD, tapi kemudian fungsinya diubah sebagai kapal bantu rumah sakit.

Berbeda dengan LCVP yang dimensinya kecil dan punya daya angkut terbatas, maka LCU wujudnya cukup bongsor, seperti LCU yang melengkapi KRI Banjarmasin dan KRI Banda Aceh, menggunakan tipe LCU 24 meter. LCU yang dibuat industri Dalam Negeri PT. Tesco Indomaritim, punya daya angkut hingga 20 ton. Bisa dipastikan tank ringan hingga medium yang tak punya kemampuan amfibi bisa dibawa oleh 1 unit LCU. Dalam beberapa rangkaian latihan, tampak LCU kerap digunakan untuk membawa truk Tatra 813 8×8 sebagai pengusung platform MLRS RM70 Grad. Agar lebih jelas mengenai proses loading truk ke LCU, simak tayangan video dibawah ini.

Dengan bobot maksimum hingga 62 ton, tentu ada syarat khusus dalam menggelar LCU, dan yang bisa memang hanya LPD. Menyandang gelar landing platform dock, maka di setiap LPD memang terdapat dock yang bisa berfungsi sebagai dock kering dan mampu disulap untuk digenangi air. Saat membawa LCU berlayar, maka dock menjadi kering setelah pintu palka ditutup. Sedangkan saat LCU akan dikeluarkan, dock akan digenani air laut, sehingga LCU dapat mengambang untuk kemudian bergerak keluar dari dock setelah melakukan loading muatan.



Halaman :

Kata Kunci : Landing Craft Utility Gelar Operasi Amfibi LPD TNI AL

Sorotan


Mengintip Masa Depan Teknologi Militer Amerika Serikat

Teknomiliter

Mundurnya Militer Uni Soviet dari Afganistan Usai 8 Tahun Berperang

Historia

Komponen Penting Dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta

Sishankamrata

Terkuat di Asia Tenggara, Ini Deretan Alutsista Tentara Nasional Indonesia

Nasional

Sejarah Berdirinya Komando Cadangan Srategis Angkatan Darat (Kostrad)

Historia

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Dari Jawatan Penerbangan Hingga Lahirnya TNI AU pada 9 April 1946

Historia

Dari Operasi Alpha Hingga Berakhir di Museum Satria Mandala

Historia

Kawasan Asia Timur Kian Memanas, Jepang Keluarkan Peringatan Perang

Internasional

Peringatan Perang Dunia II, Volodymyr Zelensky Ingatkan Kejahatan Telah Kembali

Historia

Alasan Amerika Serikat Menyerang Irak pada 2003

Historia

Pasang Iklan

Baca Juga

Perang Korea: Penyebab, Jalannya Pertempuran, Penyelesaian, dan Dampak

Historia

BKR Laut, Kisah Garda Bahari di Awal Revolusi Kemerdekaan

Historia

Menhan Prabowo Bertemu Empat Mata dengan Menhan Australia

Liputan

Spesifikasi dan Asal-usul Nama 2 Kapal Perang yang Diserahkan Prabowo ke TNI AL

Liputan

Alutsista Indonesia Kian Kuat, Usai Menhan Prabowo Borong Jet Prancis

Liputan

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Menhan Prabowo Pesan 2 Pesawat Airbus A400M, Ini Sederet Kecanggihannya

Liputan

Latihan Militer Gabungan Indonesia AS, Upaya Menjaga Stabilitas Politik Kawasan

Nasional

Pangkostrad Letjen Maruli Simanjuntak Terima Brevet Astros Kehormatan

Nasional

Sertijab Aslat dan Dansecapaad, Jenderal Dudung Minta Pemimpin Kembangkan Kreativitas

Nasional

Panglima TNI Sebut Indonesia-AS akan Latihan Gabungan Tiga Matra

Nasional

Pasang Iklan
Internasional
Lihat Semua
Nasional
Lihat Semua