Dilansir dari History, peristiwa tersebut menandai akhir dari pendudukan Uni Soviet yang panjang, berdarah, namun tidak membuahkan hasil di Afganistan.
Pada Desember 1979, pasukan Uni Soviet pertama kali memasuki Afganistan dalam upaya untuk mendukung pemerintahan pro-Soviet yang terancam oleh pemberontakan internal.
Dalam waktu singkat, ribuan tentara Uni Soviet dengan berbagai peralatan tempurnya saat itu menginvasi ke Afganistan.
Sejak saat itu, dimulailah konflik militer antara Uni Soviet dengan gerilyawan Muslim Afganistan yang sebelumnya menolak pemerintah komunis di negara mereka sendiri.
Selama delapan tahun, kedua kubu bertempur untuk menguasai Afganistan, dan keduanya sama-sama tak pernah mendapatkan kemenangan.
15.000 Tentara Uni Soviet Tewas
Bagi Uni Soviet, invasi ke Afganistan ini terbukti sangat mahal dalam banyak hal, salah satunya adalah jumlah korban tewas di antara para prajurit militernya.
Walaupun tidak pernah merilis angka resminya, namun berdasarkan sumber dari intelijen AS, diperkirakan 15.000 tentara Uni Soviet tewas di Afganistan.
Akhirnya, pada 1988, Uni Soviet memutuskan untuk melepaskan diri dari situasi tersebut.
Pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev melihat intervensi di Afganistan menguras keuangan negeranya.
Selain itu, warga Uni Soviet sudah lelah dengan perang yang disebut orang Barat sebagai Vietnam-nya Uni Soviet itu.
Namun, mundurnya pasukan Uni Soviet tak berarti perang berakhir di Afganistan. Pemberontak Muslim akhirnya berhasil membangun kendali atas Afganistan pada 1992.
Disclaimer :
Konten ini adalah berita Advertorial. Seluruh isi content dan/atau material yang ada di dalamnya sepenuhnya merupakan tanggungjawab pihak pemasang iklan.
Kata Kunci : Uni Soviet
Menhan Prabowo Ingin Indonesia-Korsel Lebih Banyak Kerja Sama Industri Pertahanan
24 Nov 2022, 21:07 WIB
RepubliKorp Tandatangani Kerjasama Industri Pertahanan dengan Produsen Senjata Republik Ceko
03 Nov 2022, 22:02 WIB
Jaga Bersama Demi Negara, Republikorp Hadirkan Inovasi Dalam Pameran Indo Defence 2022
02 Nov 2022, 15:55 WIB
Teknomiliter
16 Mei 2022, 19:51 WIB
Historia
15 Mei 2022, 19:38 WIB
Sishankamrata
10 Apr 2022, 19:29 WIB
Nasional
23 Nov 2021, 19:09 WIB
Historia
06 Mar 2022, 9:00 WIB
Historia
09 Apr 2020, 8:39 WIB
Historia
16 Mei 2020, 8:02 WIB
Internasional
13 Mei 2022, 7:48 WIB
Historia
09 Mei 2022, 7:40 WIB
Historia
17 Jan 2021, 2:40 WIB
Historia
16 Mei 2022, 2:22 WIB
Historia
15 Sep 2019, 1:53 WIB
Liputan
09 Sep 2021, 0:51 WIB
Liputan
27 Okt 2021, 0:41 WIB
Liputan
11 Feb 2022, 0:27 WIB
Liputan
20 Apr 2022, 0:17 WIB
Nasional
05 Agu 2021, 21:35 WIB
Nasional
13 Mei 2022, 21:29 WIB
Nasional
13 Mei 2022, 21:24 WIB
Nasional
22 Mar 2022, 21:17 WIB
Dukung kami menyajikan berita akurat, terpercaya dan independen. Berkontribusi sekarang melalui link Google berikut ini.