Pasang Iklan
Pasang Iklan
Home
»
Ulasan
»
Detail Berita


Akar Masalah Rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok di Kawasan Indo-Pasifik

Foto: Latihan perang gabungan Balikatan 2019 antara militer Filipina dan Amerika Serikat. (www.aprnet.org)
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Tak berhenti di darat dan laut, medan persaingan juga merambah ke sektor keuangan digital. Tiongkok meluncurkan mata uang digital nasional, e-CNY, yang mulai digunakan di 28 negara mitra BRI. Langkah ini menunjukkan ambisi Beijing mengurangi dominasi dolar Amerika dalam perdagangan internasional.

Melalui proyek percontohan mBridge dengan Thailand, Uni Emirat Arab, dan Hong Kong, Tiongkok berhasil melakukan lebih dari 40 transaksi uji coba lintas negara menggunakan Yuan digital. Meski demikian, dominasi dolar masih kuat, setidaknya sekitar 72 persen cadangan devisa global masih berbasis dolar, dan sistem pembayaran internasional CIPS milik Tiongkok baru menguasai kurang dari 4 persen transaksi dunia. Namun jika tren penggunaan Yuan terus meningkat, diperkirakan pada 2035 pangsa mata uang Tiongkok dapat menembus 12 persen transaksi global, cukup untuk menantang posisi dolar di Asia.

Sementara itu, di ranah militer, rivalitas ekonomi bertransformasi menjadi perlombaan kekuatan yang semakin intens. Pada tahun 2025, Angkatan Laut Tiongkok memiliki 372 kapal perang dengan total tonase 2,4 juta ton, menjadikannya armada terbesar di dunia secara kuantitas. Sebaliknya, armada Amerika yang ditempatkan di bawah Komando Indo-Pasifik hanya terdiri dari 108 kapal, namun dengan tonase lebih besar sekitar 3,1 juta ton. Strategi Beijing menekankan pada kuantitas dan kecepatan produksi galangan kapal di Dalian dan Jiangnan yang beroperasi 24 jam memungkinkan pembangunan kapal perusak Type 055 hanya dalam 18 bulan, setengah dari waktu yang dibutuhkan galangan Amerika Serikat.

Zona anti-akses dan penolakan wilayah (A2/AD) di Laut China Selatan menjadi simbol dari ambisi maritim Tiongkok. Pulau-pulau buatan di Kepulauan Spratly kini dilengkapi landasan pacu sepanjang 3.000 meter dan belasan hanggar pesawat tempur siluman J-20. Dari sana, Beijing dapat meluncurkan serangan dalam radius 800 kilometer yang mencakup Filipina dan sebagian Sabah.

Rudal jarak menengah YJ-12B dengan jangkauan 540 kilometer yang ditempatkan di Mischief Reef bahkan mampu menenggelamkan kapal induk jika memasuki jangkauannya. Situasi demikian memaksa Angkatan Laut AS menyesuaikan doktrin perangnya dari formasi carrier strike group menjadi distributed maritime operations, dengan kapal-kapal kecil seperti LCS yang dilengkapi drone canggih untuk mengurangi risiko deteksi.

Amerika menanggapinya dengan strategi inovatif berupa Ghost Fleet, yaitu armada kapal tak berawak yang dapat dikendalikan jarak jauh hingga 3.000 mil. Dalam latihan multinasional RIMPAC 2024, 142 kapal tanpa awak dikerahkan untuk pertama kalinya bersama 42 negara peserta.



Halaman :

Kata Kunci : Penyebab dan akar masalah rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok di Kawasan Indo-Pasifik

Sorotan


Mengintip Masa Depan Teknologi Militer Amerika Serikat

Teknomiliter

Mundurnya Militer Uni Soviet dari Afganistan Usai 8 Tahun Berperang

Historia

Komponen Penting Dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta

Sishankamrata

Terkuat di Asia Tenggara, Ini Deretan Alutsista Tentara Nasional Indonesia

Nasional

Sejarah Berdirinya Komando Cadangan Srategis Angkatan Darat (Kostrad)

Historia

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Dari Jawatan Penerbangan Hingga Lahirnya TNI AU pada 9 April 1946

Historia

Dari Operasi Alpha Hingga Berakhir di Museum Satria Mandala

Historia

Kawasan Asia Timur Kian Memanas, Jepang Keluarkan Peringatan Perang

Internasional

Peringatan Perang Dunia II, Volodymyr Zelensky Ingatkan Kejahatan Telah Kembali

Historia

Alasan Amerika Serikat Menyerang Irak pada 2003

Historia

Pasang Iklan

Baca Juga

Perang Korea: Penyebab, Jalannya Pertempuran, Penyelesaian, dan Dampak

Historia

BKR Laut, Kisah Garda Bahari di Awal Revolusi Kemerdekaan

Historia

Menhan Prabowo Bertemu Empat Mata dengan Menhan Australia

Liputan

Spesifikasi dan Asal-usul Nama 2 Kapal Perang yang Diserahkan Prabowo ke TNI AL

Liputan

Alutsista Indonesia Kian Kuat, Usai Menhan Prabowo Borong Jet Prancis

Liputan

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Menhan Prabowo Pesan 2 Pesawat Airbus A400M, Ini Sederet Kecanggihannya

Liputan

Latihan Militer Gabungan Indonesia AS, Upaya Menjaga Stabilitas Politik Kawasan

Nasional

Pangkostrad Letjen Maruli Simanjuntak Terima Brevet Astros Kehormatan

Nasional

Sertijab Aslat dan Dansecapaad, Jenderal Dudung Minta Pemimpin Kembangkan Kreativitas

Nasional

Panglima TNI Sebut Indonesia-AS akan Latihan Gabungan Tiga Matra

Nasional

Pasang Iklan
Internasional
Lihat Semua
Nasional
Lihat Semua