
Kodam XIV Hasanuddin
Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin merupakan satuan komando kewilayahan TNI Angkatan Darat yang bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan. Sejarahnya berawal dari pembentukan komando militer di kawasan Indonesia timur setelah kemerdekaan, kemudian berkembang melalui reorganisasi Angkatan Darat, peleburan pada 1985, dan penggunaan kembali nama Hasanuddin pada 2017. Saat ini, wilayah teritorialnya meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.Sejarah Kodam XIV/Hasanuddin tidak dapat dilepaskan dari penataan organisasi militer Indonesia pada awal masa kemerdekaan. Setelah pengakuan kedaulatan, pemerintah dan TNI menghadapi kebutuhan untuk mengonsolidasikan satuan-satuan militer di berbagai daerah. Di Indonesia timur, wilayah yang luas dan terdiri atas banyak pulau membutuhkan struktur komando yang dapat mengoordinasikan satuan-satuan di kawasan tersebut.
Pada 20 Juni 1950, dibentuk tujuh teritorium di Indonesia. Salah satunya adalah Teritorium VII yang berkedudukan di Makassar dan membawahi wilayah Sulawesi serta Maluku. Pada Agustus 1950, nomenklatur organisasi itu berubah menjadi Tentara dan Teritorium VII/Indonesia Timur. Wilayah komandonya mencakup kawasan yang jauh lebih luas daripada wilayah Kodam Hasanuddin saat ini, termasuk Maluku, Nusa Tenggara, Bali, dan Irian Barat. Informasi tersebut tercantum dalam catatan sejarah yang diterbitkan Bintaljarahdam XIV/Hasanuddin.
Untuk mengendalikan wilayah yang luas, pada 30 Agustus 1950 Tentara dan Teritorium VII/Indonesia Timur dibagi menjadi empat Komando Pasukan. Komando Pasukan A berkedudukan di Bone dan meliputi Sulawesi Selatan serta Sulawesi Tenggara. Sementara itu, Komando Pasukan B berkedudukan di Manado untuk wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. Dua komando lainnya menangani kawasan Nusa Tenggara serta Maluku dan Irian Barat.
Penataan organisasi kembali berlangsung pada 5 Juli 1952. Empat Komando Pasukan tersebut diubah menjadi resimen infanteri. Komando Pasukan A menjadi Resimen Infanteri 23 di Bone, sedangkan Komando Pasukan B menjadi Resimen Infanteri 24 di Manado. Perubahan itu merupakan bagian dari perkembangan struktur organisasi teritorial TNI AD di Indonesia timur.
Pada paruh kedua dekade 1950-an, situasi keamanan di sejumlah wilayah Indonesia timur mendorong pemerintah melakukan penataan komando militer. Di Sulawesi Selatan dan Tenggara, sebelumnya terdapat Tentara dan Teritorium VII/Wirabuana serta Komando Daerah Pengamanan Sulawesi Selatan dan Tenggara. Dua struktur tersebut menimbulkan persoalan pembagian kewenangan dan kendali militer. Pemerintah kemudian menata kembali organisasi dengan membentuk beberapa komando daerah militer berdasarkan wilayah.
Pembentukan Komando Daerah Militer Sulawesi Selatan dan Tenggara menjadi tonggak utama sejarah Kodam Hasanuddin. Melalui Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Kpts-288/5/1957 tanggal 27 Mei 1957, organisasi komando militer di Indonesia timur ditata kembali. Selanjutnya, Surat Keputusan KSAD Nomor 26/5/1957 tanggal 29 Mei 1957 mengangkat Letnan Kolonel Infanteri Andi Mattalatta sebagai komandan, dengan Mayor CPM Hasruddin Texning sebagai kepala staf.
Komando Daerah Militer Sulawesi Selatan dan Tenggara kemudian diresmikan dalam upacara militer pada 1 Juni 1957 di Lapangan Hasanuddin, Makassar. Peresmian dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat Mayor Jenderal A.H. Nasution. Tanggal tersebut menjadi dasar peringatan hari jadi Kodam XIV/Hasanuddin. Catatan resmi TNI AD pada peringatan 65 tahun pengabdian Kodam juga merujuk pada 1 Juni 1957 sebagai awal perjalanan satuan tersebut.
Nama Hasanuddin merujuk kepada Sultan Hasanuddin, tokoh sejarah Kerajaan Gowa yang dikenal karena perlawanannya terhadap VOC pada abad ke-17. Penggunaan nama tersebut menjadi bagian dari identitas historis satuan dan mencerminkan penghormatan terhadap tokoh yang lekat dengan sejarah Sulawesi Selatan. Namun, nama dan nomor registrasi Kodam mengalami perubahan dalam perjalanan organisasi TNI AD.
Pada 1985, pemerintah dan pimpinan TNI AD menjalankan reorganisasi besar terhadap komando kewilayahan. Jumlah Kodam dikurangi sebagai bagian dari kebijakan penyederhanaan organisasi. Kodam XIII/Merdeka yang berkedudukan di Manado dan Kodam XIV/Hasanuddin yang berkedudukan di Makassar kemudian dilebur menjadi Kodam VII/Wirabuana, dengan wilayah tugas mencakup seluruh Pulau Sulawesi. Dengan kebijakan tersebut, Kodam Hasanuddin tidak lagi berdiri sebagai komando tersendiri.
Kembali Menjadi Kodam XIV/Hasanuddin pada 2017
Kodam VII/Wirabuana bertahan sebagai satu komando teritorial untuk Pulau Sulawesi selama lebih dari tiga dekade. Perubahan kembali terjadi ketika TNI AD mengaktifkan Kodam XIII/Merdeka pada Desember 2016 untuk menangani wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah. Langkah itu membuat wilayah Sulawesi kembali terbagi ke dalam dua komando teritorial, sehingga nomenklatur Wirabuana yang sebelumnya mewakili seluruh Sulawesi tidak lagi mencerminkan cakupan wilayahnya.
Sebagai tindak lanjut, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono meresmikan perubahan nama Kodam VII/Wirabuana menjadi Kodam XIV/Hasanuddin pada 12 April 2017 di Lapangan Karebosi, Makassar. TNI AD menjelaskan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari program penataan organisasi sesuai Rencana Strategis 2015–2019. Penggunaan kembali nama Hasanuddin juga dimaksudkan untuk menghidupkan identitas sejarah satuan dan menumbuhkan kebanggaan prajurit terhadap tokoh yang menjadi nama Kodam.
Setelah perubahan tersebut, wilayah teritorial Kodam XIV/Hasanuddin mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Sementara itu, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah berada di bawah Kodam XIII/Merdeka. Pembagian ini mengembalikan dua komando teritorial di Pulau Sulawesi, meskipun susunan wilayah dan organisasinya tidak sepenuhnya sama dengan keadaan sebelum reorganisasi 1985.
Markas Kodam XIV/Hasanuddin berada di Makassar. Dalam menjalankan tugasnya, Kodam membina satuan-satuan TNI AD di wilayah teritorialnya dan melaksanakan fungsi pertahanan serta pembinaan teritorial sesuai kebijakan komando atas. Kegiatan satuannya meliputi kesiapan operasional, pembinaan personel, dan kerja sama dengan pemerintah daerah serta masyarakat sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Dokumentasi resmi TNI AD juga mencatat berbagai kegiatan satuan dalam operasi dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam laporan peringatan 65 tahun pada Juni 2022, misalnya, disebutkan bahwa satuan Kodam XIV/Hasanuddin pernah mengirim personel untuk misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon serta penugasan pengamanan perbatasan di Papua pada periode 2020–2021. Kodam juga menjalankan kegiatan Bakti TNI dan program TNI Manunggal Membangun Desa bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Riwayat Kodam XIV/Hasanuddin memperlihatkan bahwa identitas satuan ini dibentuk melalui beberapa tahap organisasi. Bermula dari konsolidasi militer di Indonesia timur, satuan ini resmi berdiri sebagai Komando Daerah Militer Sulawesi Selatan dan Tenggara pada 1 Juni 1957. Setelah dilebur ke dalam Kodam VII/Wirabuana pada 1985, nama Hasanuddin kembali digunakan pada 12 April 2017. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari sejarah penataan komando TNI AD di Sulawesi sekaligus mempertahankan hubungan satuan dengan tokoh sejarah yang menjadi identitasnya.
Sorotan
Dari Invasi Hingga Pendudukan, Berakhirnya Dua Dekade Kehadiran Militer Amerika Serikat di Irak
05 Okt 2026, 4:30 WIB
Ulasan 28 Des 2025, 8:36 WIB
Teknomiliter 10 Des 2025, 15:53 WIB
Alutsista 07 Des 2025, 15:47 WIB
Ulasan 17 Nov 2025, 20:58 WIB
Ulasan 16 Nov 2025, 6:26 WIB
Pilihan Redaksi
Geostrategi 16 Nov 2025, 5:53 WIB
Internasional 27 Jan 2024, 14:13 WIB
Internasional 18 Jan 2024, 18:07 WIB
Ulasan 18 Jan 2024, 17:58 WIB
Internasional 09 Jan 2024, 10:35 WIB
Baca Juga
Liputan 12 Des 2022, 20:30 WIB
Internasional 24 Nov 2022, 21:07 WIB
Internasional 03 Nov 2022, 22:02 WIB
Events 02 Nov 2022, 15:55 WIB
Events 14 Mei 2022, 15:48 WIB
Berita Lainnya
Events 05 Okt 2021, 8:21 WIB
Teknomiliter 16 Mei 2022, 19:51 WIB
Historia 15 Mei 2022, 19:38 WIB
Sishankamrata 10 Apr 2022, 19:29 WIB
Nasional 23 Nov 2021, 19:09 WIB





