kodam Tanjungpura

Kodam XII Tanjungpura

Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura merupakan satuan komando kewilayahan TNI Angkatan Darat yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan organisasi pertahanan di Kalimantan. Riwayatnya berkaitan dengan pembentukan satuan militer setelah kemerdekaan, perubahan struktur komando di Pulau Kalimantan, hingga pembentukan kembali Kodam XII/Tanjungpura pada 2010. Dalam perkembangannya, satuan ini juga memiliki peran strategis dalam menjaga wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Akar sejarah Kodam XII/Tanjungpura dapat ditelusuri sejak masa awal pembentukan organisasi militer Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Di Kalimantan Barat, para pejuang dan unsur militer yang mendukung Republik Indonesia menjadi bagian dari proses pembentukan struktur pertahanan di wilayah tersebut. Seiring penataan organisasi Angkatan Darat, satuan-satuan yang sebelumnya tumbuh dari perjuangan kemerdekaan mulai ditempatkan dalam struktur komando yang lebih teratur.

Salah satu tonggak penting dalam sejarah tersebut adalah pembentukan Sub Teritorium I/Kalimantan Barat pada 2 Februari 1950 di Pontianak. Menurut catatan sejarah yang dikutip dalam pemberitaan Tirto, satuan tersebut dipimpin Mayor Firmansjah. Pembentukannya menjadi bagian dari upaya menata organisasi militer di Kalimantan Barat setelah periode perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Pada masa itu, struktur komando militer di Kalimantan belum sama dengan pembagian wilayah Kodam yang dikenal sekarang. Wilayah Kalimantan memiliki sejumlah satuan teritorial dan resimen yang kemudian mengalami perubahan nama maupun garis komando. Di tingkat Pulau Kalimantan, Komando Tentara dan Teritorium VI/Tanjungpura dibentuk pada 1950 dengan kedudukan di Banjarmasin. Komando tersebut menjadi salah satu struktur utama dalam pembinaan dan pengendalian kekuatan Angkatan Darat di Kalimantan.

Sub Teritorium I/Kalimantan Barat kemudian mengalami perkembangan organisasi. Pada awal 1950-an, satuan tersebut dikenal sebagai Brigade G. Selanjutnya, pada 1 September 1952, Brigade G Sub Teritorium Militer I/Kalimantan Barat berubah menjadi Resimen Infanteri 20 di lingkungan Territorium VI/Tanjungpura. Perubahan ini menunjukkan proses penataan kekuatan militer dari satuan yang berakar pada perjuangan daerah menuju organisasi yang lebih terstruktur.

Perubahan berikutnya berlangsung pada paruh kedua 1950-an, ketika organisasi teritorial Angkatan Darat di Kalimantan mengalami penyesuaian. Berdasarkan catatan sejarah yang dirangkum dalam sumber akademik dan dokumentasi sejarah satuan, Resimen Infanteri 20 Territorium VI/Tanjungpura kemudian menjadi bagian dari pembentukan komando daerah militer di Kalimantan Barat. Tanggal 17 Juli 1958 dikenal sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah satuan tersebut.

Dalam perjalanan sejarahnya, nama Tanjungpura digunakan dalam sejumlah struktur komando militer di Kalimantan. Karena itu, sejarah Kodam XII/Tanjungpura tidak hanya merujuk pada satu organisasi yang terus beroperasi tanpa perubahan sejak 1950. Riwayatnya mencakup beberapa fase reorganisasi, termasuk masa ketika satuan dengan nama Tanjungpura dilikuidasi dan wilayah Kalimantan Barat berada di bawah struktur komando lain.

Pada 1985, kebijakan perampingan organisasi TNI Angkatan Darat mengubah susunan komando kewilayahan di Kalimantan. Sejumlah Kodam yang sebelumnya berdiri di pulau tersebut dilebur menjadi satu komando, yaitu Kodam VI/Tanjungpura, yang bermarkas di Balikpapan. Akibat perubahan ini, Kalimantan Barat tidak lagi memiliki Kodam tersendiri dan berada dalam struktur Kodam VI/Tanjungpura selama sekitar 25 tahun.

Pemusatan komando tersebut menjadi bagian dari kebijakan reorganisasi TNI AD pada masa itu. Namun, luas wilayah Kalimantan dan kondisi geografisnya kemudian kembali menjadi pertimbangan dalam penataan organisasi. Pulau ini memiliki kawasan perbatasan darat dengan Malaysia serta jarak antardaerah yang cukup jauh. Kondisi tersebut menjadi latar belakang penting dalam pembahasan mengenai rentang kendali dan kebutuhan pengelolaan pertahanan teritorial.

Pembentukan Kembali pada 2010 dan Perkembangan Wilayah Tugas

Kodam XII/Tanjungpura kembali dibentuk pada 2010 melalui kebijakan reorganisasi TNI Angkatan Darat. Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor PERKASAD/17/V/2010 tanggal 27 Mei 2010 menjadi dasar pembentukan Kodam XII/Tanjungpura sekaligus perubahan nama Kodam VI/Tanjungpura menjadi Kodam VI/Mulawarman. Peresmian Kodam XII/Tanjungpura dilaksanakan pada 28 Juni 2010. Informasi mengenai tanggal dan perubahan organisasi tersebut juga tercantum dalam laman resmi Kodam XII/Tanjungpura.

Pembentukan kembali Kodam XII/Tanjungpura menandai berakhirnya periode ketika wilayah Kalimantan Barat berada di bawah komando Kodam VI/Tanjungpura yang bermarkas di Balikpapan. Pada susunan awalnya, Kodam XII/Tanjungpura mencakup Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, sedangkan Kodam VI/Mulawarman menangani wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Pembagian tersebut dimaksudkan untuk membentuk rentang kendali komando yang lebih sesuai dengan kondisi geografis dan kebutuhan pertahanan di Kalimantan.

Markas Kodam XII/Tanjungpura berada di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tidak jauh dari Pontianak. Lokasi tersebut menempatkan markas komando di wilayah yang memiliki hubungan langsung dengan kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Di Kalimantan Barat, wilayah perbatasan darat dengan negara bagian Sarawak menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan tugas teritorial dan pertahanan.

Tugas Kodam tidak terbatas pada kesiapan pertahanan militer. Sebagai komando kewilayahan TNI AD, Kodam juga membina satuan di bawahnya serta melaksanakan tugas sesuai kebijakan dan perintah komando atas. Kegiatan tersebut dapat mencakup pembinaan teritorial, dukungan terhadap pengamanan wilayah, dan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun unsur terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada 2025, struktur komando di Kalimantan kembali mengalami perubahan. Kodam XXII/Tambun Bungai dibentuk untuk menangani wilayah Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan penyerahan pasukan yang diberitakan PPID TNI AD, Pangdam XII/Tanjungpura menyerahkan secara resmi pasukan yang bertugas di Kalimantan Tengah kepada Kodam XXII/Tambun Bungai. Penyerahan tersebut menindaklanjuti pembentukan Kodam baru yang diresmikan pada 10 Agustus 2025.

Perubahan itu menandai penyesuaian terbaru dalam pembagian wilayah komando di Kalimantan. Jika pada awal pembentukannya kembali pada 2010 Kodam XII/Tanjungpura mencakup Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, pembentukan Kodam XXII/Tambun Bungai membuat wilayah Kalimantan Tengah berada di bawah komando tersendiri. Dengan demikian, wilayah tugas Kodam XII/Tanjungpura kini berfokus pada Kalimantan Barat, sesuai perkembangan organisasi yang diberitakan TNI AD pada 2025.

Hingga kini, nama Tanjungpura tetap menjadi identitas satuan tersebut. Nama itu menghubungkan organisasi yang aktif sekarang dengan rangkaian sejarah panjang pembentukan dan perubahan komando militer di Kalimantan. Perjalanan dari satuan teritorial pada awal 1950-an, masa penggabungan pada 1985, hingga pembentukan kembali pada 2010 memperlihatkan bahwa struktur komando TNI AD di Kalimantan terus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kondisi wilayah.

Sejarah Kodam XII/Tanjungpura karena itu perlu dibaca melalui dua garis waktu yang saling berkaitan: sejarah awal satuan-satuan militer di Kalimantan Barat dan sejarah organisasi Kodam yang terbentuk kembali pada 2010. Pembedaan ini penting agar tanggal-tanggal pembentukan, perubahan nama, likuidasi, dan pengaktifan kembali tidak dianggap sebagai satu peristiwa yang sama.


Sorotan


Implementasi Realisme Pragmatis Indonesia  di Kawasan Indo-Pasifik Era Presiden Prabowo Subianto

Implementasi Realisme Pragmatis Indonesia di Kawasan Indo-Pasifik Era Presiden Prabowo Subianto

Ulasan 28 Des 2025, 8:36 WIB

A2/AD dalam Sejarah dan Konflik Kontemporer: Studi Kasus Lapangan

A2/AD dalam Sejarah dan Konflik Kontemporer: Studi Kasus Lapangan

Teknomiliter 10 Des 2025, 15:53 WIB

Mengenal Strategi Anti-Access Area Denial (A2/AD), Tembok Pertahanan di Era Perang Modern

Mengenal Strategi Anti-Access Area Denial (A2/AD), Tembok Pertahanan di Era Perang Modern

Alutsista 07 Des 2025, 15:47 WIB

Hedging Diplomacy Indonesia Menjaga Keseimbangan Kawasan Indo-Pasifik

Hedging Diplomacy Indonesia Menjaga Keseimbangan Kawasan Indo-Pasifik

Ulasan 17 Nov 2025, 20:58 WIB

Akar Masalah Rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok di Kawasan Indo-Pasifik

Akar Masalah Rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok di Kawasan Indo-Pasifik

Ulasan 16 Nov 2025, 6:26 WIB

Portal Informasi Resmi Pemerintah Republik Indonesia

Pilihan Redaksi

Situasi Asimetris dan Potensi Konflik di Kawasan Indo-Pasifik

Situasi Asimetris dan Potensi Konflik di Kawasan Indo-Pasifik

Geostrategi 16 Nov 2025, 5:53 WIB

Patroli Bersama di Laut Cina Selatan, Amerika Serikat Perkuat Angkatan Laut Filipina

Patroli Bersama di Laut Cina Selatan, Amerika Serikat Perkuat Angkatan Laut Filipina

Internasional 27 Jan 2024, 14:13 WIB

Tindakan PKT meningkatkan ketegangan di Laut Cina Selatan

Tindakan PKT meningkatkan ketegangan di Laut Cina Selatan

Internasional 18 Jan 2024, 18:07 WIB

Tiongkok Hadapi Kekurangan Talenta Ketika Lulusan Terbaiknya Menghindari Dinas Militer

Tiongkok Hadapi Kekurangan Talenta Ketika Lulusan Terbaiknya Menghindari Dinas Militer

Ulasan 18 Jan 2024, 17:58 WIB

Misi Satuan Tugas Pesawat Pengebom Amerika Unjuk Kemampuan Jaga Perdamaian di Indopasifik

Misi Satuan Tugas Pesawat Pengebom Amerika Unjuk Kemampuan Jaga Perdamaian di Indopasifik

Internasional 09 Jan 2024, 10:35 WIB

Baca Juga

Selain Deddy Corbuzier, Berikut Daftar Penerima Pangkat Tituler di Indonesia

Selain Deddy Corbuzier, Berikut Daftar Penerima Pangkat Tituler di Indonesia

Liputan 12 Des 2022, 20:30 WIB

Menhan Prabowo Ingin Indonesia-Korsel Lebih Banyak Kerja Sama Industri Pertahanan

Menhan Prabowo Ingin Indonesia-Korsel Lebih Banyak Kerja Sama Industri Pertahanan

Internasional 24 Nov 2022, 21:07 WIB

RepubliKorp Tandatangani Kerjasama Industri Pertahanan dengan Produsen Senjata Republik Ceko

RepubliKorp Tandatangani Kerjasama Industri Pertahanan dengan Produsen Senjata Republik Ceko

Internasional 03 Nov 2022, 22:02 WIB

Jaga Bersama Demi Negara, Republikorp Hadirkan Inovasi Dalam Pameran Indo Defence 2022

Jaga Bersama Demi Negara, Republikorp Hadirkan Inovasi Dalam Pameran Indo Defence 2022

Events 02 Nov 2022, 15:55 WIB

Rajawali Laut Flight Jadi Pembuka Ajang Navy Jazz Traffic Festival 2022

Rajawali Laut Flight Jadi Pembuka Ajang Navy Jazz Traffic Festival 2022

Events 14 Mei 2022, 15:48 WIB

Berita Lainnya

Tinjau Pameran Alutsista TNI, Presiden: Bentuk Transparansi kepada Publik

Tinjau Pameran Alutsista TNI, Presiden: Bentuk Transparansi kepada Publik

Events 05 Okt 2021, 8:21 WIB

Mengintip Masa Depan Teknologi Militer Amerika Serikat

Mengintip Masa Depan Teknologi Militer Amerika Serikat

Teknomiliter 16 Mei 2022, 19:51 WIB

Mundurnya Militer Uni Soviet dari Afganistan Usai 8 Tahun Berperang

Mundurnya Militer Uni Soviet dari Afganistan Usai 8 Tahun Berperang

Historia 15 Mei 2022, 19:38 WIB

Komponen Penting Dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta

Komponen Penting Dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta

Sishankamrata 10 Apr 2022, 19:29 WIB

Terkuat di Asia Tenggara, Ini Deretan Alutsista Tentara Nasional Indonesia

Terkuat di Asia Tenggara, Ini Deretan Alutsista Tentara Nasional Indonesia

Nasional 23 Nov 2021, 19:09 WIB